'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Warga Desa Mangli Menikmati Teh dengan Cara Yang Unik Lain dari Biasanya
10 Desember 2019 19:06 WIB | dibaca 70

Warga Desa Mangli Menikmati Teh Dengan Cara Yang Unik Lain dari Biasanya

Masyarakat Desa Mangli, Kecamata Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, tak hanya nguri-uri mengenai makanan tradisional saja, mereka juga masih mengkonsumsi minuman tradisional secara turun temurun. Minuman itu adalah tek pucuk daun hijau yang diolah dan diramu sendiri oleh warga Mangli.

Desa Mangli berada pada ketinggian 1.500 meter diatas permukaan laut, dan desa yang paling tinggi di wilayah Kabupaten Magelang dimana suhu udaranya dibawah 20 derajat celcious ketika siang hari. Udara di Desa Mangli sangat sejuk, pemandangannya indah terlebih lagi sikap masyarakat dan perilakunya yang hidup dalam kesederhanaan dan santun, masih menjunjung tinggi nilai-nilai kesopanan. Mayoritas warga Mangli bekerja di ladang kesehariannya. Dari ladang biasanya petani membawa rumput untuk pakan ternak dan kayu bakar untuk keperluan masak keseharian.

Pengolahan tanah di desa Mangli ditata model terrasering membentuk trap yang ditandai dengan tanaman teh. Ternyata teh juga merupakan minuman tradisional yang masih disukai masyarakat. Warga juga megolah minuman teh sendiri yang dipetik dari ladang, karena setiap ladang sawah terdpat tanaman pohon teh yang subur.
 
Cara menikmati teh di desa Mangli lain dari biasanya, umumnya minum teh dicampur dengan gula pasir. di sini warga menikmati teh dengan gula jawa dan tidak dicampur dengan teh tapi bersamaan dengan ketika akan minum tehnya. Ini adalah cara meminum teh peninggalaan nenek moyang.
Shared Post: