'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Idea
Home » Idea
Kajian Ahad Pagi PRA Paremono Mungkid Bersama Ustad Eko Jati
02 Februari 2020 11:56 WIB | dibaca 104
oleh: pra paremono (a)

Kajian Ahad Pagi Ranting Paremono Bersama Ust Eko Jati

Ahad, 2 Februari 2020 Kegiatan rutin Pimpinan Ranting 'aisyiyah dan Muhammadiyah Paremono Mungkid adalah kajian ahad pagi bertempat di MIM Paremono. Kajian ini dihadiri kurang lebih 100 jama'ah ahad pagi.

Materi yang disampaikan oleh beliau adalah tentang "Siapkan Bekal Sesuai Tempat Tujuan:, kita dapat memperkirakan bekal apa yang harus kita bawa apabila kita mau naik gunung dan tinggal disana beberapa waktu tertentu suaya kita tidak menderita kelaparan, kehausan, dan kedinginan. Semuanya itu kita perkirakan sejak masih berada dirumah kita sebelum berangkat.

Lain halnya dengan kita mau pergi k kampung akherat dan akan bertempat tinggal disana selama-lamanya, maka bekalnya yang mesti kita bawa adalah harus sesuai dengan petunjuk dari yang punya kampung akherat itu, yaitu Allah SWT. artinya bahwa ekal menuju kampung akherat itu tidak dapat kita perkirakan sendiri. Disinilah bedanya persiapan bekal perjalanan piknk ataupun naik gunung yang masih berada di kawasan dunia ini dan dalam waktu tertentu daja. dengan persiapan bekal menuju kampung akherat dan akan bertempat tinggal disana selama-lamanya. Disini yang harus kita bahas adalah bekal menuj kampjng akherat yang akan kita diami selama-lamanya itu

Rosululloh SAW bersabda :

Artinya : " Maka sesungguhnya dunia itu embatan menuju akherat. (Al Jami' : 2/135)

Maksudnya bahwa manusia tidak akan berada di kampung akherat dan tidak akan merasakan fasilitas kehidupan dengan segala manis madunya ataupun pahit getirnya di kampung akherat sebelum manusia itu dilahirkan di dunia dan merasakan hidup dengan segala keidupanya di kampung akherat kelak. 

Amal saleh maupun amal salah manusia selama hidup di dunia ini semuanya dicata oleh Allah guna bekalnya di akherat kelak.

Firman Allah :

إِنَّا نَحْنُ نُحْيِي الْمَوْتَىٰ وَنَكْتُبُ مَا قَدَّمُوا وَآثَارَهُمْ ۚ وَكُلَّ شَيْءٍ أَحْصَيْنَاهُ فِي إِمَامٍ مُبِينٍ
 

Artinya : Sesungguhnya Kami menghidupkan orang-orang mati dan Kami menuliskan apa yang telah mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka tinggalkan. Dan segala sesuatu Kami kumpulkan dalam Kitab Induk yang nyata (Lauh Mahfuzh) (QS. Yasin :12)

Referensi: https://tafsirweb.com/7968-surat-yasin-ayat-12.

Maksudnya bahwa semua amal kita dunia ini entah amal baik atau buruk dan bekas-bekas amal kita yang masih ditiru oleh orang lain sepeninggal kita dicata oleh Allah SWT dan catatan atau rekaman itu dipelihara dan dijaga oleh Allah. Nah yang menjadi bekal diakherat. Sungguh beruntung manusia hidup di dunia mempunyai banyak amal saleh dan sunggu celaka manusia hidup didunia memiliki banyak amal maksiat.

Shared Post:
Idea Terbaru
Berita Terbaru