Pengajian Ramadhan Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Magelang Berlangsung di Masjid Agung Jawa Tengah dengan Khidmat
Magelang, 2 Maret 2025 – Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten Magelang sukses menggelar Pengajian Ramadhan yang berlangsung khidmat dan penuh keberkahan. Acara yang diadakan pada Ahad ini dihadiri oleh para pengurus, anggota Aisyiyah, serta masyarakat umum yang antusias menyambut datangnya bulan suci Ramadhan.
Kegiatan dibuka dengan diawali lantunan Kalam Ilahi oleh Puji Handayani yang menambah suasana religius dalam majelis ilmu ini. Acara kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi Unit Kantor Layanan (UKL) Aisyiyah serta launching program oleh LazisMu, yang bertujuan untuk memperkuat peran Aisyiyah dalam bidang sosial dan kesejahteraan umat.
Ketua PDA Kabupaten Magelang, Dra. Nida Ul Hasanah, dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran perempuan dalam dakwah dan pemberdayaan masyarakat. Beliau menyampaikan bahwa Aisyiyah sebagai organisasi perempuan Muhammadiyah harus terus menjadi pelopor dalam bidang pendidikan, sosial, dan kesejahteraan umat.
Selanjutnya, sambutan dari Drs. H. Asfuri Muhsis, M.Si., selaku Ketua Pelaksana sekaligus pengelola MAJT An Nur Kabupaten Magelang, menekankan bahwa momentum Ramadhan harus dimanfaatkan untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan kualitas ibadah dan kepedulian sosial.
Sebagai puncak acara, tausiyah inti yang disampaikan oleh Drs. KH. Jumari Al Ngluwari, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, memberikan pencerahan bagi para jamaah. Dalam ceramahnya, beliau mengingatkan pentingnya menjalankan ibadah Ramadhan dengan penuh keikhlasan dan kesungguhan, serta mengajak seluruh peserta untuk meningkatkan amal ibadah dan kepedulian terhadap sesama. Beiau juga menyampaikan beberapa atsar sholat yang berperan penting dalam membentuk kepribadian seorang mukmin sejati. Beliau menekankan bahwa sholat bukan sekadar ritual ibadah, tetapi memiliki dampak besar dalam kehidupan seorang Muslim. Beberapa atsar sholat yang disampaikan antara lain :
Selalu Mengingat Allah, Sholat yang dilakukan dengan khusyuk akan menjadikan seseorang senantiasa mengingat Allah dalam setiap aspek kehidupannya.
Takut Berbuat Maksiat, Orang yang menjaga sholat dengan baik akan memiliki rasa takut untuk melakukan maksiat, sebagaimana ciri-ciri orang mukmin yang disebut dalam QS. Al-Mu’minun ayat 1-2: “Sungguh beruntung orang-orang yang beriman, (yaitu) orang-orang yang khusyuk dalam sholatnya.”
Tidak Pelit dan Dermawan, Sholat yang benar akan membentuk pribadi yang dermawan dan tidak kikir, sebagaimana dijelaskan dalam QS. Al-Ma’arij ayat 19-23, yang menyebutkan bahwa manusia pada dasarnya bersifat gelisah dan kikir, kecuali orang-orang yang selalu menjaga sholatnya.
Tanda-tanda orang yang bertakwa, yaitu yang pertama adalah Hati-hati : Seorang yang bertakwa akan selalu berhati-hati dalam bertindak, memastikan setiap langkahnya sesuai dengan ajaran agama. Kedua Waspada : Ketakwaan juga membuat seseorang selalu waspada terhadap segala hal yang bisa menjauhkannya dari jalan Allah.
Beliau menambahkan bahwa sikap hati-hati dan waspada ini pada akhirnya akan membawa kebahagiaan sejati, sebagaimana disebutkan dalam QS. Al-Baqarah ayat 38: “Maka barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku, niscaya tidak ada rasa takut pada mereka, dan mereka tidak akan bersedih hati.” Puasa sebagai Usaha Memantaskan Diri di Hadapan Allah Di akhir pengajiannya, KH. Jumari juga menekankan bahwa puasa merupakan usaha untuk memantaskan diri di hadapan Allah SWT. Tingkat kepantasan seseorang di hadapan Allah bergantung pada kualitas dirinya.
Setelah sesi tausiyah, acara dilanjutkan dengan beberapa agenda lain dan diakhiri dengan doa serta penutupan. Seluruh rangkaian acara berjalan dengan lancar dan penuh kehangatan.
Dengan terselenggaranya Pengajian Ramadhan ini, diharapkan dapat semakin memperkuat semangat keislaman dan kebersamaan di tengah masyarakat, serta menjadikan Ramadhan sebagai momen refleksi untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
PDA Kabupaten Magelang berkomitmen untuk terus mengadakan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi umat, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menyemarakkan Ramadhan dengan amal shaleh dan kepedulian sosial. (anis/LPP)